Kajian Islami

Tuesday, August 22, 2006

Sakinah, Mawaddah, Rahmah

Bagi mereka yg mencari Sakinah (ketentraman), Mawaddah (kasih), dan Rahmah (sayang) dalam Keluarga.

Bismillahirrahmaanirahiim
Dengan kerendahan hati mari kita simak pesan-pesan Al-qur'an tentang tujuan hidup yang sebenarnya.
Nasehat ini untuk semuanya.
Untuk mereka yang sudah memiliki arah.
Untuk mereka yang belum memiliki arah dan untuk mereka yang tidak memiliki arah.
Nasehat ini untuk semuanya.
Semua yang menginginkan kebaikan.

Saudaraku.
Nikah itu ibadah.
Nikah itu suci.
Ingat itu.
Memang nikah itu bisa karena harta, bisa karena kecantikan, bisa karena keturunan dan bisa karena agama.
Jangan engkau jadikan harta, ketutunan maupun kecantikan sebagai alasan.
Karena semua itu akan menyebabkan celaka.
Jadikan agama sebagai alasan.
Engkau akan mendapatkan kebahagiaan.

Saudaraku.
Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta.
Namun.
Jika cinta engkau jadikan sebgai landasan,maka keluargamu akan rapuh,akan mudah hancur.
Jadikanlah ALLAH sebagai landasan.
Niscaya engkau akan selamat.
Tidak saja dunia, tapi juga akhirat.
Jadikanlah ridho Allah sebagai tujuan.
Niscaya sakinah, mawaddah, dan rahmah akan tercapai.

Saudaraku.
Jangan engkau menginginkan menjadi raja dalam "istanamu".
Disambut istri ketika datang dan dilayani segala kebutuhan.
Jika ini kau lakukan, "istanamu" tidak akan langgeng.
Lihatlah manusia teragung Muhammad saw.
Tidak marah ketika harus tidur di depan pintu, beralaskan sorban, karena sang istri tercinta tidak mendengar kedatangannya.
Tetap tersenyum meski tidak mendapatkan makanan tersaji dihadapannya ketika lapar.
Menjahit bajunya yang robek.

Saudaraku.
Jangan engkau menginginkan menjadi ratu dalam "istanamu".
Disayang, dimanja dan dilayani suami.
Terpenuhi apa yang menjadi keinginanmu.
Jika itu engkau lakukan "istanamu" akan menjadi neraka bagimu.

Saudaraku.
Jangan engkau terlalu cinta kepada istrimu.
Jangan engkau terlalu menuruti istrimu.
Jika itu engkau lakukan akan celaka.
Engkau tidak akan dapat melihat yang hitam dan yang putih, tidak akan dapat melihat yang benar dan yang salah.
Lihatlah bagaimana Allah menegur Nabi-mu tatkala mengharamkan apa yang Allah halalkan hanya karena menuruti kemauan sang istri.
Tegaslah terhadap istrimu.
Dengan cintamu, ajaklah dia taat kepada Allah.
Jangan biarkan dia dengan kehendaknya.
Lihatlah bagaimana istri Nuh dan Luth.
Di bawah bimbingan manusia pilihan, justru mereka menjadi penentang.
Istrimu bisa menjadi musuhmu.
Didiklah istrimu.
Jadikanlah dia sebagai Hajar, wanita utama yang loyal terhadap tugas suami, Ibrahim.
Jadikan dia sebagai Maryam, wanita utama yang bisa menjaga kehormatannya.
Jadikan dia sebagai Khadijah, wanita utama yang bisa mendampingi sang suami Muhammad saw menerima tugas risalah.
Istrimu adalah tanggung jawabmu.
Jangan kau larang mereka taat kepada Allah.
Biarkan mereka menjadi wanita shalilah.
Biarkan mereka menjadi Hajar atau Maryam.
Jangan kau belenggu mereka dengan egomu.
Saudaraku.
Jika engkau menjadi istri.
Jangan engkau paksa suamimu menurutimu.
Jangan engkau paksa suamimu melanggar Allah.
Siapkan dirimu untuk menjadi Hajar, yang setia terhadap tugas suami.
Siapkan dirimu untuk menjadi Maryam, yang bisa menjaga kehormatannya.
Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah, yang bisa mendampingi suami menjalankan misi.
Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu.
Jangan kau usik suamimu dengan tangismu.
Jika itu kau lakukan.
Kecintaannya terhadapmu akan memaksanya menjadi pendurhaka.
Jangan.

Saudaraku.
Jika engkau menjadi bapak.
Jadilah bapak yang bijak seperti Lukmanul Hakim.
Jadilah bapak yang tegas seperti Ibrahim.
Jadilah bapak yang kasih seperti Muhammad saw.
Ajaklah anak-anakmu mengenal Allah.
Ajaklah mereka taat kepada Allah.
Jadikan dia sebagai Yusuf yang berbakti.
Jadikan dia sebagai Ismail yang taat.
Jangan engkau jadikan mereka sebagai Kan'an yang durhaka.
Mohonlah kepada Allah.
Mintalah kepada Allah, agar mereka menjadi anak yang shalih.
Anak yang bisa membawa kebahagiaan.

Saudaraku.
Jika engkau menjadi ibu.
Jadilah engkau ibu yang bijak, ibu yang teduh.
Bimbinglah anak-anakmu dengan air susumu.
Jadikanlah mereka mujahid.
Jadikanlah mereka tentara-tentara Allah.
Jangan biarkan mereka bermanja-manja.
Jangan biarkan mereka bermalas-malas.
Siapkan mereka untuk menjadi hamba yang shalih.
Hamba yang siap menegakkan Risalah Islam.

Amien.

Siapakah

Siapakah orang yang sibuk?
Orang yang sibuk adalah orang yang suka menyepelekan waktu sholatnya, seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman A.S. Maka sempatkanlah bagimu untuk beribadah... dan bersegeralah!

Siapakah orang yang manis senyumannya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ketika ditimpa musibah, lalu dia berucap "Inna lillahiwainna illaihi rajiuun." Kemudian berkata, "Ya Rabbi, Aku ridho dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman. Maka berbaik hatilah dan bersabar...

Siapakah orang yang kaya?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada, dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini. Maka bersyukurlah atas nikmat yang kau terima dan berbagilah...

Siapakah orang yang miskin?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada, selalu menumpuk-numpukkan harta. Maka janganlah kau menjadi kikir juga dengki...

Siapakah orang yang rugi?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan, namun masih berat untuk melakukan ibadah danamal-amal kebaikan. Maka hargailah waktumu dan bersegeralah...

Siapakah orang yang paling cantik?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik. Maka peliharalah akhlakmu dari dosa dan noda...

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan, dimana kuburnya akan diluaskan sejauh mata memandang. Maka beramal shalehlah selagi sempat dan mampu...

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikan, lalu kuburnya menghimpitnya. Maka ingatlah akan kematian dan kehidupan setelah dunia...

Siapakah orang yang mempunyai akal?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni surga kelak, karena telah menggunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka. Maka peliharalah akal sehatmu dan pergunakan semaksimal mungkin untuk mengharap ridho-Nya...

Wednesday, August 02, 2006

Doa Sehari-hari

1. Menjelang Subuh

Allaahumma innii a’uudzubika min dhiiqid dun-yaa wa dhiiqi yaumal qiyaamah

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesempitan dunia dan kesempitan hari kiamat.


2. Masuk WC

Allaahumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khabaa’its

Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syaitan laki-laki dan perempuan.


3. Keluar WC

Ghufraanakal hamdu lillaahil ladzii adz-haba ‘annil ‘adzaa wa ’aafaanii

Aku memohon ampunan-Mu. Segala puji bagi Allah yang menghilangkan penyakitku dan telah menyembuhkan/menyelamatkanku.


4. Ketika Bercermin

Allaahumma kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii

Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pulalah akhlakku.


5. Sebelum Makan

Allaahumma baarik lanaa fiimaa razaq tanaa waqinaa ‘adzaabannaar
Bismillaahir rahmaanir rahiim


Ya Allah berkahilah kami dari rizki yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka.
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.


6. Sesudah Makan

Alhamdulillaahil ladzi ath’amanaa wa saqaanaa wa ja’alanaa muslimin

Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami muslim.


7. Keluar Rumah

Bismillaahi tawakkaltu ‘alallaahi wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah
A’uudzubi kalimaatillaahit taammati min syarri maa khalaq


Dengan Menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja.
Aku berlindung dengan menyebut kalimat-kalimat Allah Yang Maha Sempurna dari segala kejahatan apa yang telah diciptakan-Nya.


8. Masuk Masjid

Allaahummaaf tahlii abwaaba rahmatik

Ya Allah, bukalah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu.


9. Keluar Masjid

Allahumma innii as’aluka minfadhlik

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu karunia-Mu.


10. Sebelum Tidur


Bismika Allaahumma ahyaa wa bismika amuut

Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati.


11. Sesudah Bangun Tidur

Alhamdulillaahil ladzi ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur


Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah mematikan kami. Kepada-Nya-lah kami akan kembali.


12. SESUDAH WUDHU

Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu warasuuluh

Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya.


13. SESUDAH ADZAN

Allaahumma rabba haadzihid da’watit taammati wash shalaatil qaa’imati aati muhammadanil wa siilata wal fadhiilata wab ’atshu maqaamam mahmuudanil ladzii wa ‘attah

Ya Allah, Tuhan yang mempunyai seruan yang sempurna dan shalat yang ditegakkan ini, berikanlah dengan limpah karunia-Mu kepada Nabi Muhammad kedudukan dan keutamaan (yang paling tinggi) dan limpahkanlah kepadanya tempat yang terpuji, yang telah Engkau janjikan kepadanya.


14. ANTARA ADZAN DAN QAMAT

Allahumma rabbana aatinaa fid dun-yaa hasanataw wafil ’aakhirati hasanataw waqinaa ‘adzaabannaar
Allaahumma innii as ’alukal ’afwa wal ’aafiyata fii diinii wa dun-yaa ya wa ahlii wa maalii


Ya Allah, Tuhan kami, berilah kepada kami kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat. Dan peliharalah kami dari azab neraka.
Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan mengenai duniaku, akhiratku, maupun mengenai keluarga dan harta bendaku.


15. SUJUD TERAKHIR (SEBELUM SALAM SETELAH BACAAN SUJUD)

Rabbanaa aatinaa milladunka rahmatan wahayyilanaa min amrinaa rasyadaa
Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrataa ’yunin waj ’alnaa lil muttaqiina imaamaa
Rabbij ’alnii muqiimash shalaati wa min dzurriyyatii
Rabbanaa wataqabbal du’aa’i


Ya Allah, karuniakanlah kami dari hadhirat-Mu rahmat-Mu dan sediakanlah petunjuk jalan untuk seluruh urusan kami.
Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami dari istri-istri kami dan keturunan kami yang menyejukan hati, dan jadikanlah kami pemuka bagi orang-orang yang bertaqwa.
Ya Tuhan kami, jadikanlah kami orang yang suka mendirikan shalat, demikian juga anak cucu kami.
Ya Tuhan kami, perkenankanlah permohonan kami.


16. SESUDAH MEMBACA AL QUR’AN

Allahummar hamnii bil qur ’anil ‘azhiimi waj ‘alhi lii immaaman wa nuuran wa hudan wa rahmah
Allahumma dzakkirnii minhu maa nasiitu wa ‘allimni minhu maa jahiltu, warzuqnii tilaawatahu aanaa ’allaili wa aanaa ’an nahaari waj ’alhu lii hujjatan yaa rabbal ‘aalamiin


Ya Allah, rahmatilah aku dengan Qur’an yang agung, jadikanlah dia bagiku ikutan dan cahaya petunjuk dan rahmat.
Ya Allah ingatkanlah apa yang telah aku lupa dan ajarkanlah kepadaku apa yang aku tidak ketahui darinya, anugrahkanlah kepadaku kesempatan membacanya pada sebagian malam dan siang, jadikanlah ia hujjah yang kuat bagiku. Wahai Tuhan sekalian alam.


17. WAKTU BERSIN DAN JAWABAN YANG MENDENGARNYA

( + ) Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin
Segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam.

( - ) Yarhamukallaah
Semoga Allah merahmati anda.

( + ) Yahdiikumullaah wa yushlihu baalakum
Semoga Allah memberi hidayat bagi anda dan membaguskan keadaan anda.


18. DIBERI KEMUDAHAN DAN KELANCARAN

Allaahumma yassir walaa tu ’assir

Ya Allah mudahkanlah jangan disukarkan.


19. MENGHADAPI MUSIBAH

Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji ’uun
Allahumma ajirnii fii mushiibatii wakhluf lii khairam minhaa


Sesungguhnya kami milik Allah dan sesungguhnya kami kembali kepada-Nya.
Ya Allah berilah kami pahala dalam musibahku ini dan berilah pengganti yang lebih baik.


20. MASUK KOMPLEK KUBURAN MUSLIM

Assalaamu ’alaikum ahladdiyaari minal mu ’miniina wa innaa insyaa allaahu bikum laahiquun
As ’alul laaha lanaa wa lakumul ’aafiyah


Salam sejahtera bagimu wahai penghuni kampung orang-orang mukmin. Kamipun insyaAllah akan bertemu dengan anda sekalian.
Kumohonkan pada Allah kesejahteraan bagi kami dan bagi anda sekalian.


21. DI SISI ORANG YANG TELAH WAFAT

Allahummaag firlii wa lahu wa a ’qibnii minhu ‘uqbaa hasanah

Ya Allah, ampunilah aku dan orang ini dan berilah aku ganti yang baik dari padanya.